Tampilkan postingan dengan label Operating System. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Operating System. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 September 2015

inilah cara saya berkontribusi untuk linux

kontribusi itu butuh keinginan yang kuat dan juga kema(l)uan yang kuat. begitu juga di linux saking banyaknya distro jadi membuat orang bingung apa saja sih kelebihan linux itu kenapa musti banyak variasi, kenapa tidak seperti windows yang hanya 1 tapi ditunggu setiap pelirisannya.
banyaknya varian distro linux disebabkan karna banyaknya kebutuhan yang berbeda disetiap orang. memang setiap distro bisa saja menggunakan aplikasi didistro tertentu, tapi orang orang tentu ingin satu distro untuk satu kebutuhan sehingga tidak mencampuri urusan distro yang lain (statment ini asal ucap loh :v ) 

oh ya gue baru saja merilis sebuah video youtube, video ini cara gue berdedikasi kepada dunia per-linu(x)an kalo mau ngasih donasi monggo ambo terima saja hahaha.. 
nih tonton videonya disini



dan doakan saya biar terus memberi referensi distro untuk kalian semua dalam bentuk bahasa indonesia, dan juga bisa memberikan tutorial dalam bentuk bahasa indonesia agar tidak bingung nantinya jika tutorialnya menggunakan bahasa inggris :)
untuk tutorial gue mungkin hanya akan menggunakan distro seperti ubuntu, opensuse, igos nusantara, mungkin blankon.
untuk testing distro apa yang terbaru bakalan di update. jika ada kuota untuk downloadnya :P untuk update hanya jika ada waktu yang tepat kemungkinan seminggu sekali update dengan beberapa video tentunya.

sekian dari saya salam dangdut :*

Sabtu, 28 Juni 2014

hal yang harus kamu ketahui saat memilih distro linux

http://www.beritateknologi.com/wp-content/uploads/2011/07/linux-tutorials.gif 

 Pembahasan ini sedikit serius yak. biasanya kan bercanda mulu meski isinya serius (eh mulai becanda lagi) 
okeh hal yang harus kamu ketahui saat memilih distro linux menjadi pembahasan kali ini. kenapa? karna masih banyak orang orang yang bingung setelah diinstall mau diapain lagi nih si linux. okeh, bagi pengguna distro macam ubuntu, Fedora, opensuse, debian, suka bingung, ini harus diapain lagi. solusi pertama adalah 
1. pilih Distro Sesuaikan dengan kecepatan internet dan dana keuanganmu
  kenapa? ada beberapa distro yang beberapa hari sekali melakukan update, dan ini tentu saja membutuhkan kecepatan internet dan biaya untuk membeli/membayar paket internet. jika kecepatan internetmu masih dibawah 50kbps tentu saja serasa lama banget jika file yang diupdate diatas 300mb. dan jika ingin menambah kecepatan tentu saja musti menambah dana lagikan, sementara kamu belum berpenghasilan. saran saya gunakan distro linux seperti Debian, ubuntu atau slackware jika permasalahanmu seperti ini. nb: jika kamu niat menggunakan slackware, saya sarankan musti tahan banting, karna distro ini tidak cocok untuk kalangan awam. distro yang saya sebutkan diatas selain menyediakan file instraller juga terdapat repository dalam bentuk iso, atau kamu bisa membelinya ditoko terdekat atau bisa pesan kesaya :) (promo) 

2. Pilih Distro yang kamu anggap paling mudah
  nah, ini yang susah. kenapa? pada dasarnya setiap orang punya orang yang mengajarkan linux jadinya dia akan terpaku pada orang yang mengajarkannya. atau ada yang belajar secara otodidak dan ini yang disebut pemburu distro (mencari distro dan meriviewnya) nah beberapa distro menurut saya paling mudah dan tidak terlalu berat konfigurasinya.
1. ubuntu :jika kamu hanya unduh file instraller maka kamu butuh koneksi internet untuk bisa menggunakannya dengan leluasa, masa kamu gak mau dengerin musik sih haha
2. fedora :meski blum pernah menggunakannya secara resmi, saya bisa menjamin ini termasuk mudah karna beberapa review yang menyebutkan mudah penggunaannya. sayangnya sama seperti ubuntu masih membutuhkan internet untuk masalah driver sound
3. ubuntu ultimate edition : bisa dibilang distro linux ini tinggal pakai aja. tapi tetep jika ada update maka butuh internet. 
4. linux mint: turunan dari ubuntu ini masih menempati peringkat pertama di distrowatch (setidaknya sampai tulisan ini dipublish) dan tinggal pakai saja jika kamu hanya berkebutuhan komputer standar (office, internet, dengerin musik, ngedit gambar)
5. IGOS Nusantara: ini termasuk distro paling sering saya gunakan, selain tinggal pakai saja distronya, komunitas yang ramah, dan development yang keren dan pengertian akan para penggunanya (bisa kali kirimin pin sama stiker IGN SDKnya hahaha) DE yang lengkap, seakan akan kita tinggal pakai saja distronya tanpa perlu update apa-apa, tapi selagi ada kuota internet atau akses internet publik yang kencang kenapa gak update saja :)
6. Blankon: meski hanya memakainya beberapa hari saja tapi saya juga menjamin ini termasuk sangat enak, DE manokwarinya yang smooth, enak dipandang dan sangat kedaerahan distro ini, karna ada bahasa jawanya juga sebagai bawaan selain bahasa indonesia dan inggris. dan ini tinggal pakai saja yah meski gak seperti IGN yang aplikasinya lengkap dengan kebutuhan standart saya hahaha. tapi recommend deh. 
7. openSUSE: bagi yang baru beralih dari Windows, ini sangat cocok karna default DEnya langsung KDE yang mirip dikitlah sama windows 7, dan konfigurasinya yang mirip control panel di windows. tapi sayangnya masih butuh internet dalam install mp3nya 

itu distro yang mudah menurut saya, jika ada yang lain dari segi penggunaan sampai konfigurasi silahkan cari sendiri :D oh ya urutan diatas bukan dari segi bagus yang mana loh, hanya berdasarkan keinginan pribadi aja :D 

3. Pilih Distro sesuai kebutuhan dan spesifikasi komputer kamu
 nah ini termasuk penting, jika kamu kekurangan RAM dalam menjalankan komputermu maka kamu harus memikirkan ini juga pada dasarnya Distro linux sekarang menggunakan minimum RAM sekitar 512mb, jika kamu bermasalah dengan ini kamu bisa menggunakan distro linux yang spesifikasinya kecil macam tinycore atau damnsmall linux, jika kamu menggunakan netbook disarankan menggunakan varian linux yang tidak membutuhkan graphic yang besar. cukup ubuntu netbook, igos nusantara (DE MATE, XFCE, openBOX, Razor) dan Blankon 7 atau 8
http://www.beritateknologi.com/wp-content/uploads/2011/03/linux-pc-senior-citizens-kiwi-pcJ-O-285828-13.jpg

4. Keinginan yang kuat 
 kita musti punya keinginan yang kuat saat belajar linux, tapi gak seekstream dengan menghapus sistem operasi yang kita gunakan atau menghapus satu harddisk untuk install linuxnya (jangan melakukan hal bodoh yang saya lakukan sendiri) kita juga musti banyak baca baca referensi lainnya meski itu menggunakan bahasa inggris ataupun bahasa lainnya kita musti belajar juga :D 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_St8Wkiz8l3Dau-3GVXao4cEbemG3hM7kyiRmfmIE7P3iaPLCKotRQxp-wtcILBuyKOe9MJNCmJQJ_JpFfGch-fYErMLdMDOvAxjtekzs_5PZN7M8vSyEIEeQQBfaMNBgNr1aUa9m0X4E/s1600/belajar+menyenangkan.gif
5. Sudah install yuk
lanjut install linux aja yuk!
 

Sabtu, 15 Maret 2014

cara konfigurasi modem CE682 smartfren di Igos nusantara D9

setelah sebulan penuh saya mencari jati diri akhirnya bisa juga menyempatkan waktu untuk mengisi ini blog lagi. (bilang aja males nus). gue akhirnya bisa juga install modem CE682.
karna sedang tukeran modem sama pacar gue (pacar gue itu cewek loh.) ya gue pikir modem dia itu sama kayak punya gue yang lama (modem modem huawei smartfr*n yang gampang banget dipake (plug and play) ternyata CE682 yang dulu juga pernah gue pake pas OS gue masih Ubuntu Linux. setelah bersemedi (searching di google) dapetlah tutorialnya di facebook (lho?) silahkan baca disini https://www.facebook.com/notes/igos-nusantara/konfigurasi-modem-smartfren-ac-782-di-ign9/577376712311175 kan beda modem? selama masih menggunakan wvdial kita bisa menggunakan konfigurasi apapun yang cocok untuk modem kita, beruntungnya di Igos Nusantara sudah terdapat wvdial jadi kita tidak perlu repot untuk mendownload lagi. oke kita mulai. karna sebagian konfigurasi ini masuk dalam console terminal maka kita nobatkan diri kita sebagai PREMAN TERMINAL :-P

Tahapan
1. Masuk ke terminal dengan ketik $ su  untuk masuk ke root

igos@localhost ~ $ su 


2. Ketik lsusb 
lsusb dipakai untuk memeriksa apakah modem sudah dikenali atau belum

root@localhost /home/igos # lsusb

Akan keluar tulisan seperti ini:
root@localhost /home/igos # lsusb
Bus 002 Device 006: ID 201e:1022  
Bus 002 Device 002: ID 8087:0020 Intel Corp. Integrated Rate Matching Hub
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 001 Device 004: ID 046d:c05a Logitech, Inc. M90/M100 Optical Mouse
Bus 001 Device 003: ID 0402:7675 ALi Corp. 
Bus 001 Device 002: ID 8087:0020 Intel Corp. Integrated Rate Matching Hub

Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub

3. Ketik eject /dev/sr1

root@localhost /home/igos # eject /dev/sr1


4. Cek lagi modem kita dengan mengetik lsusb

root@localhost /home/igos # lsusb
Bus 002 Device 006: ID 201e:1022  
Bus 002 Device 002: ID 8087:0020 Intel Corp. Integrated Rate Matching Hub
Bus 002 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub
Bus 001 Device 004: ID 046d:c05a Logitech, Inc. M90/M100 Optical Mouse
Bus 001 Device 003: ID 0402:7675 ALi Corp. 
Bus 001 Device 002: ID 8087:0020 Intel Corp. Integrated Rate Matching Hub

Bus 001 Device 001: ID 1d6b:0002 Linux Foundation 2.0 root hub

5. ketik wvdialconf

root@localhost /home/igos # wvdialconf 

Editing `/etc/wvdial.conf'. 

Scanning your serial ports for a modem. 

Modem Port Scan: S0   S1   S2   S3   
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 -- OK 
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 Z -- OK 
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 -- OK 
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 -- OK 
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 -- OK 
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 -- OK 
ttyUSB0: Modem Identifier: ATI -- Manufacturer: +GMI: China TeleCom 
ttyUSB0: Speed 9600: AT -- OK 
ttyUSB0: Max speed is 9600; that should be safe. 
ttyUSB0: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 -- OK 
ttyUSB1: ATQ0 V1 E1 -- failed with 2400 baud, next try: 9600 baud 
ttyUSB1: ATQ0 V1 E1 -- failed with 9600 baud, next try: 9600 baud 
ttyUSB1: ATQ0 V1 E1 -- and failed too at 115200, giving up. 
ttyUSB2: ATQ0 V1 E1 -- OK 
ttyUSB2: ATQ0 V1 E1 Z -- OK 
ttyUSB2: ATQ0 V1 E1 S0=0 -- OK 
ttyUSB2: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 -- OK 
ttyUSB2: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 -- OK 
ttyUSB2: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 -- OK 
ttyUSB2: Modem Identifier: ATI -- Manufacturer: +GMI: China TeleCom 
ttyUSB2: Speed 9600: AT -- OK 
ttyUSB2: Max speed is 9600; that should be safe. 
ttyUSB2: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 -- OK 

Found a modem on /dev/ttyUSB0. 
Modem configuration written to /etc/wvdial.conf. 
ttyUSB0: Speed 9600; init "ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0" 
ttyUSB2: Speed 9600; init "ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0" 


6. Edit berkas wvdial dengan mengetik gedit /etc/wvdialconf

root@localhost /home/igos # gedit /etc/wvdial.conf

...
... abaikan saat muncul beberapa baris WARNING dari gedit ... 
...

ketik beberapa baris konfigurasi:

[Dialer smart] 
Init1 = ATZ 
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0 
Modem Type = USB Modem 
ISDN = 0 
New PPPD = yes 
FlowControl = CRTSCTS 
Phone = #777 
Modem = /dev/ttyUSB0 
Username = smartfren 
Carrier Check = No 
Password = smartfren 
Baud = 9600

Simpan lalu keluar dari gedit, sampai kembali ke terminal


7. ketik wvdial smart
--> WvDial: Internet dialer version 1.61
--> Initializing modem.
--> Sending: ATZ
OK
--> Sending: ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
OK
--> Modem initialized.
--> Sending: ATDT#777
--> Waiting for carrier.
ATDT#777
CONNECT 3100000
--> Carrier detected.  Waiting for prompt.
~[7f]}#@!}!}!} }/}"}&} } } } }#}%B#}%})h~
--> PPP negotiation detected.
--> Starting pppd at Sat Mar 15 04:54:02 2014
--> Pid of pppd: 2413
--> Using interface ppp0
--> local  IP address 10.163.211.33
--> remote IP address 10.17.95.17
--> primary   DNS address 10.17.118.187

--> secondary DNS address 10.17.118.251

seharusnya sampai sini kita sudah bisa internetan. ternyata? malah gak bisa. selow selow 
edit lagi wvdialconf 
root@localhost /home/igos # gedit /etc/wvdial.conf
ganti tulisan  USB Modem  menjadi Analog Modem 
setelah itu kita KONFIGURASI DNS
Langkah diatas sukses, namun DNS belum ada.
Lakukan penambahan seting DNS:
1. Disconnect wvdialnya dulu

2. tambahkan ini konfigurasi di /etc/resolv.conf
# gedit /etc/resolv.conf
nameserver 8.8.8.8

3. simpan dan jalankan wvdial lagi

selesai dan kita bisa berinternetan lagi deh :)

update
iseng aja gue nyolokin dan coba make network-manager dan sukses berjalan :D manteb banget, kalo pada mikir gue ganti modem, jawabannya salah, karna gue nyobain cara ini dengan iseng aja dan sukses bisa :)

Jumat, 24 Januari 2014

Cara Memasang SteamOS di VirtualBox

Tutorial berikut akan mengajarkan semua pengguna Linux cara menginstal Distro Baru, Valve SteamOS. Sistem operasi GNU / Linux dalam mesin virtual, menggunakan software VirtualBox yang Powerfull dan populer.
 http://i1-news.softpedia-static.com/images/news2/How-to-Install-SteamOS-in-VirtualBox-409363-2.jpg?1387183569
Seperti yang Anda sudah tahu, SteamOS Linux telah resmi dirilis pada tanggal 13 Desember dan didasarkan pada sistem operasi Debian GNU / Linux, menggunakan GNOME sebagai (opsional) lingkungan desktop.

Tutorial berikut ini terdiri dari dua bagian penting, salah satu yang membantu Anda membuat gambar ISO dari SteamOSInstaller.zip file yang disediakan oleh Valve, dan yang kedua di mana Anda belajar cara menginstal SteamOS di VirtualBox jika Anda tidak ingin menginstalnya pada komputer nyata.

Untuk memulai, Anda harus memiliki instalasi software VirtualBox terbaru. Juga, Anda perlu menginstal perangkat lunak yang disebut GNU xorriso, yang akan Anda gunakan untuk menghasilkan image ISO dari folder SteamOSInstaller.  

Langkah 1 - Menghasilkan image SteamOS ISO 
Download File diSINI, simpan di folder rumah Anda, dan ekstrak file. Sebuah folder bernama "SteamOSInstaller" akan menjadi output. Sekarang, buka terminal di folder Home dan jalankan perintah berikut: 

xorriso -as mkisofs -r -checksum_algorithm_iso md5,sha1 -V 'Steam OS' -o ~/SteamOSInstaller.iso -J -joliet-long -cache-inodes -no-emul-boot -boot-load-size 4 -boot-info-table -eltorito-alt-boot --efi-boot boot/grub/efi.img -append_partition 2 0x01 ~/SteamOSInstaller/boot/grub/efi.img -partition_offset 16 ~/SteamOSInstaller
 

SteamOS.iso file akan dihasilkan dalam beberapa detik pada folder rumah Anda dan akan memiliki sekitar 1GB dalam ukuran. Itu saja, Anda sekarang dapat melanjutkan ke langkah berikutnya.

Langkah 2 - Instal SteamOS di VirtualBox
Mengingat fakta bahwa Anda sudah memiliki instalasi VirtualBox dan bahwa Anda sudah tahu bagaimana menggunakan perangkat lunak, Anda harus menciptakan mesin virtual baru dengan dukungan UEFI. Pada jendela utama VirtualBox, tekan tombol Baru untuk memulai proses menciptakan mesin virtual baru. 

Pada tipe kolom nama SteamOS, memilih Linux sebagai jenis sistem operasi, pilih Debian 64-bit dari versi kotak drop-down Linux, dan klik Next untuk melanjutkan. Set 1024 atau 2048 untuk ukuran memori (ini tergantung pada seberapa banyak RAM fisik komputer Anda memiliki), membuat virtual hard drive dari jenis file VDI dan ukuran tetap dengan 15GB. Klik tombol Continue dan tunggu proses pembuatan hard drive untuk menyelesaikan.

Create a new virtual machineBuat mesin virtual baru  


Set the memory size
Mengatur ukuran memori 

Sekarang mesin virtual telah dibuat, mari kita membuat beberapa penyesuaian untuk sistem operasi SteamOS. Pergi ke Settings, klik bagian Sistem di sidebar, dan hapus centang pada "Floppy" entri dari kotak Boot Order, dan pastikan Anda memeriksa "Aktifkan EFI (OS khusus saja)" pilihan. 

Enable EFI and remove FloppyAktifkan EFI dan menghapus Floppy

Selanjutnya, klik bagian Tampilan di sidebar, mengatur Memory Video ke 128MB, dan memeriksa "Aktifkan Akselerasi 3D" pilihan. Kemudian, pergi ke bagian Penyimpanan di sidebar, klik "Empty" garis bawah "Pengawas: IDE" dan menambahkan gambar SteamOSInstaller.iso dihasilkan pada langkah pertama dengan mengklik ikon CD kecil di samping drop CD / DVD Drive -down box. Klik OK bila dilakukan.

Prepare to install SteamOS
Persiapan untuk menginstal SteamOS

Setelah proses instalasi selesai, Anda dapat menutup mesin virtual, menghapus image ISO dari bagian Storage, dan boot ke SteamOS baru Anda. Tapi, sebelum Anda mulai menjelajahi SteamOS, Anda akan perlu menginstal VirtualBox Guest Additions. Untuk melakukan itu, memulai mesin virtual SteamOS, pilih entri kedua pada GRUB layar boot loader (Pemulihan), dan ketik perintah berikut ketika anda menekan SteamOS baris perintah prompt: 

SteamOS boot loader 
SteamOS boot loader

dpkg --get-selections | grep nvidia
apt-get purge
rm /usr/share/X11/xorg.conf.d/55-nvidia.conf
dpkg-reconfigure xserver-xorg
  

Pergi ke Devices dan klik Insert Guest Additions CD image. Download Guest Additions image ketika diminta, mount dan jalankan perintah berikut: 

sh /media/cdrom/VBoxLinuxAdditions.run

Tunggu Guest Additions untuk menginstal driver dan reboot mesin virtual dengan perintah berikut:

shutdown now -r 

SteamOS command-line shell promptSteamOS baris perintah prompt shell
 Mesin virtual akan reboot, biarkan boot ke SteamOS dan, ketika Anda tiba di login prompt, gunakan dekstop / desktop atau steam / steam sebagai username dan password untuk login. Jangan ragu untuk komentar di bawah ini jika Anda mengalami masalah selama instalasi.
SteamOS with GNOME 3SteamOS dengan Gnome3

Source: Softpedia

Windows XP sudah mati, ubah Ubuntu dan Linux Mint menjadi Windows XP

Windows XP hampir mati, tetapi jika Anda ingin menyimpan memori hidup ada cara untuk mengubah sistem Linux (Ubuntu dan Linux Mint) menjadi mirip Windows XP
http://i1-news.softpedia-static.com/images/news-700/Windows-XP-Is-Dead-Transform-Ubuntu-and-Linux-Mint-in-Windows-XP.jpg?1390519780

Sistem Linux terlihat seperti Windows XP memiliki sisi negatifnya dan itu adalah antarmuka yang sangat jelek dan tua. Meskipun demikian, ini menjadi sistem Linux, maka akan jauh lebih aman.

Instalasi tema Windows XP ini dapat dilakukan dalam beberapa langkah cepat, dengan bantuan orang-orang dari noobslab.com. Yang Anda butuhkan adalah untuk menginstal tema dan ikon dari PPA. Masukkan perintah berikut dalam terminal:
sudo add-apt-repository ppa:noobslab/icons
sudo add-apt-repository ppa:noobslab/themes
sudo apt-get update
sudo apt-get install win-xp-theme
sudo apt-get install win-icons

  
Setelah instalasi telah selesai, Anda dapat menggunakan Tools seperti GNOME Tweak untuk mengaktifkan item. Silahkan menikmati "Windows XP"



source: Softpedia